Rp. 2.428.811.272, Peningkatan JL. Bengras - Pasirgandu - Carita Tidak Maksimal

Pandeglang Banten, SBNews.co.id -Proyek pembangunan peningkatan ruas jalan Bengras - Pasirgandu kecamatan Carita - Pandeglang yang dilaksanakan oleh CV. Kaukus Muda dengan anggaran sebesar Rp. 2.428.811.272, pekerjaan itu banyak terdapat keretakan yang terjadi pada permukaan atau badan jalan Rigit pavementnyat, dan hal itu diduga karena kurangnya beberapa unsur yang tidak dilaksanakan serta pemeliharaan secara pembasahan yang dilakukan tidak maksimal, sehingga menghasilkan mutu jalan tidak optimal.

Kini pekerjaan tersebut diperkirakan sudah mencapai kurang lebih 350 meter. Sementara dikatakan warga setempat saat dipintai keterangan yang berkaitan pembangunan jalan tersebut mengungkapkan, bahwa pelaksanaan pembangunan itu hanya beberapa titik yang digali untuk pelebaran jalan.

"Untuk di Lingkungan pemukiman warga, bahu jalan guna pelebaran tidak digali. Selain itu, pembangunan jalan itu tidak menggunakan pemadat beton, dan tidak dilakukannya penyemprotan obat cair sebelum permukaan jalan ditutup menggunakan plastik atau Geotextile," ungkap seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sangat jelas kalau pelaksanaan pembangunan jalan itu tidak menggunakan Vibrator Beton, dan beberapa item yang tidak diterapkan atau dilakukannya penyemprotan Curing Compound, padahal Curing compound adalah membrane-forming merupakan bahan perawatan dan perlindungan beton yang menghambat proses penguapan air pada beton basah serta berbentuk cairan.

"Saya sudah panggil pelaksananya, sekaligus konsultan pengawasan pembangunan itu, dan saya mengingatkan kedua belah pihak untuk lebih memperhatikan mutu pembangunan jalan tersebut," ujar Ade Taufik, Kepala Bidang (KABID) jalan dan jembatan dinas Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten Pandeglang, Selasa (08/10/2019).

Ade juga mengatakan, bahwa pelaksana proyek pembangunan jalan itu mengatakan kepadanya akan lebih memperhatikan mutu atau kwalitas serta kwantitas yang sudah tertera dalam kontrak pelaksanaan pekerjaan tersebut.

"pihak pelaksana mengatakan kepada saya bahwa selanjutnya akan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spek dan tidak mengulangi kesalahan yang sudah dilakukannya," tutup Ade kepada SBNews.co.id. (irf)

Label: