Pekerja Kontraktor PT LIM, Saat Bekerja Tidak Pakai Perlengkapan K3


Sungailiat (Bangka), SBNews.co.id - Terpantau sejumlah pekerja dari Kontraktor PT Lembawai Indah Makmur (LIM) sedang mengerjakan proyek pengaspalan di Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, tidak menggunakan kelengkapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Rabu (09/10/19) Malam tadi.

Terlihat jelas di lokasi pengerjaan proyek pengaspalan, beberapa pekerja hanya memakai sandal jepit. Sementara mereka sedang aktif bekerja merapikan aspal yang baru ditaburkan dari truk sebelum dikeraskan dengan mobil giling (stum), padahal perlengkapan K3 harus di pakai saat bekerja demi menjaga keamanan dan kesehatan dalam bekerja.

Terlihat jelas Papan Proyek pekerjaan ini

Ada belasan pekerja dan sejumlah pengawas yang bekerja pada saat pengaspalan tersebut. Namun tidak ada seorangpun dari Dinas PUPR Bangka. 

Salah seorang pekerja berinisial DAL memakai sendal jepit sewaktu bekerja, ia mengatakan alasan tidak memakai kelengkapan K3, karena posisi pengerjaan proyek saat ini ada dipelosok yakni di Desa Rebo, namun jika mengerjakan proyek di dalam kota, perlengkapan K3 secara lengkap kami gunakan. Pihak kontraktor memang menyiapkan alat K3, kecuali sarung tangan yang mesti beli sendiri. Ucap DAL saat diwawancarai awak media di lokasi.

Hal serupa dikatakan oleh pengawas lapangan berinisial JAY, alasan pekerja tidak memakai K3 karena hanya mengerjakan jalan gang dan dipelosok. “Karena mengerjakan jalan gang dan dipelosok, mohon maaf ya saya di sini cuma bagian labor”, kata Jay.

Sebagaimana tertera di papan proyek, nomor kontrak 620/182.2/SPPK/APBD/BM/2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.565.230.000 (dua milyar lima ratus enam puluh lima ribu dua ratus tiga puluh ribu), sumber dana APBD Bangka tahun 2019, pekerjaan peningkatan jalan pagoda dan pekuburan cina Lubuk Kelik Kecamatan Sungailiat. Pelaksana PT Lembawai Indah Makmur, dibawah Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruangan dan Perhuhungan (PUPR) dan Perhubungan Kabupaten Bangka.

Terpisah, awak media sudah berupaya konfirmasi Dinas PUPR melalui via telepon, bahkan sudah menyambangi kantor Dinas PUPR Kabupaten Bangka, namun PPK maupun PPTK tidak ada di tempat alias belum ada tanggapan sampai berita ini di terbitkan. (Hdf)

Label: