Tokoh Industri Rumah Tangga, Rosidin & Siti Geluti Nasi Oyek Singkong Jadi Khas Jajanan Oleh-oleh

Kebumen Jateng, SBNews.co.id - Sejarah nasi oyek sendiri berwal dari masa penjajahan di indonesia dulu, kala beras menjadi sesuatu yang mahal dan hanya bisa dinikmati oleh yang mampu, maka rakyat kebanyakan coba mengganti nasi dengan makanan lain untuk bertyahan hidup, salah satunya adalah memanfaatkan singkong yang kemudian diolah menjadi nasi oyek.

Kini nasi Oyek mulai mudah ditemukan, bukan lagi berfungsi sebagai pengganti makanan pokok, terkecuali didaerah daerah yang kesulitan untuk menanam padi, melainkan lebih sebagai jajanan pasar atau jajanan oleh oleh.

Sebagai jajanan pasar, nasi Oyek biasanya bisa dinikmati dengan tambahan campuran parutan kelapa dan dibungkus dengan daun pisang. Biasanya perbungkus dijual dengan harga 1000 rupiah, (tergantung porsi dan pesanan). Sementara harga beras Oyek per kg nya hampir sama dengan harga beras biasa atau bahkan lebih mahal karena sudah jarang yang memproduksi, terlebih proses pembuatannya begitu rumit dan lama.

Biasanya untuk pembuatan beras Oyek dibutuhkan waktu sekitar lebih dari 2 hari. Pertama tama singkong dikupas, dibelah dan dibersihkan lalu dijemur sampai kering. Singkong kering ini lazim disebut sebagai gaplek. Setelah kering, gaplek di rendam selama 2-3 hari  sambil dicuci dan diganti airnya secara rutin agar tidak bau, lalu gaplek di jemur kembali. Baru setelah kering lalu ditumbuk dan dibentuk seperti butiran beras.
Rosidin & Siti Owner OYEK'E SITI

Satu tokoh industri rumah tangga yang memilih menjadikan beras oyek sebagai jajanan Oleh-oleh adalah pasangan bapak Rosidin dan Ibu Siti.

Meski masih menggunakan cara-cara manual dan tradisional, pasangan yang menjalankan jenis usaha UKMyang berada dibawah binaan Relawan Paguyuban Pasopati Nusantara (RPP Nusantara) ini, memproduksi beras Oyek dengan nama “OYEK’E SITI” .

Dikemas dalam bentuk bungkusan, beras Oyek “OYEK’E SITI’ di jual dengan harga Rp. 22.000 per 1 Kg.

Dan tak perlu kuatir buntuk mengonsumsinya, karena bagi yang membeli beras Oyek “OYEK’E SITI”  sudah ada petunjuk cara memasaknya , yakni:

Masukan bahan “OYEK’E SITI” Instan kedalam wadah /baskom.Cuci / rambang hingga kayunya bersih.Rendam dengan air sekitar 5-10 menit.Tiriskan sampai kering.Dikukus hingga empuk (sekitar 5 menit).Tunggu sampai matang, nasi singkong siap disajikan.

Menurut bapak Rosidin, kini produksi usaha UKM “OYEK’E SITI” bisa mencapai sekitar 1 kintal perbulannya. “Alhamdulillah, kini OYEK’E SITI bisa memproduksi 1 ton Oyek dalam kemasan per 1 Kg per kemasan”, jelas Rosidin.

“Bahkan kini kami mulai mendapat pesanan untuk dikirim ke berbagai negara di Asia”, lanjut Rosidin.

Untuk memperoleh beras Oyek “OYEK’E SITI” bisa diperoleh di desa Kalibening, DK Domas RT 005 / RW 002, Karangayam , Kebumen Jawa Tengah, bisa juga order via telpon atau WA ke 087789900790 / 081212692900 atas nama Sitidi. (M. Irfandani)

Label: