Jika Mukhlis Rahman – Shadiq Pasadiqoe (MUSA) Berpasangan, Ini Yang Terjadi

Dari kiri: Mukhlis Rahman dan Shadiq Pasadigoe (MUSA).


Oleh : Rico Adi Utama

Walaupun belum menyatakan sikap, Drs. H. Mukhlis Rahman,MM, mantan Walikota Pariaman dua periode dan birokrat senior itu, dinilai oleh banyak pihak layak bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat.

Pengalamannya sebagai birokrat senior, tentu sudah sangat tidak diragukan lagi. Selain itu, Ia juga berhasil dalam banyak hal saat memimpin Kota Pariaman selama dua periode itu.

Begitu juga dengan Ir. M. Shadiq Pasadigoe,SH,MM, mantan Bupati Tanah Datar dua periode. Ia terkenal dengan safety govermentnya dalam memerintah, pekerja keras dan tegas dalam bersikap.

Pengalaman Shadiq Pasadigoe dan Mukhlis Rahman dalam memimpin, yang sama – sama dua periode, di dua daerah yang berbeda; jika dipadukan, maka akan diprediksi muncul sebuah kekuatan kepemimpinan yang luar biasa untuk Sumatera Barat kedepannya.

Belum lagi soal posisi daerah, dimana Shadiq Pasadigoe berada di zona wilayah Daerah Pemilihan Sumatera Barat 1, sebagaimana pembagian Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pileg 2019 kemarin, yang terdiri dari : Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang.

Mukhlis Rahman, berada pada  zona wilayah Daerah Pemilihan Sumatera Barat 2, yang terdiri dari : Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota.

Perhitungan dari perpaduan itu, sangat masuk akal sekali; andai saja mereka berpasangan dan masing – masingnya mengurus basis daerah sesuai zona wilayahnya, maka bukan tidak mungkin konsentrasi basis dan suara akan menguat dan fokus.

Terkait kendaraan, dimana banyak orang pun bertanya, apa partai yang akan mengusung mereka kelak. Kalau kita sigi dari hubungan baik termasuk background partai keduanya, yakni Mukhlis Rahman pernah diusung oleh PKS, PPP dan PDIP serta beberapa partai lainnya. Sementara itu, Shadiq Pasadigoe pernah kuat dengan Partai Golkar dan pada Pileg kemarin maju dari Partai PAN.

Artinya, kedua tokoh ini sebagai politisi, tentu tidak diam – diam saja. Mereka bisa dimungkinkan melakukan komunikasi dengan banyak partai. Termasuk dengan partai lain yang tidak disebutkan diatas.

Jika melihat dari segi pengalaman dan jam terbang politik, keduanya pula sangat dimungkinkan memiliki posisi tawar dengan partai – partai politik itu. Apalagi, mereka dikuatkan dengan logistik yang sehat.

Prediksi ini, bisa saja terjadi dan mungkin saja tidak. Karena banyak orang menyebutkan, bahwa dinamika politik itu sangat drastis dan terkadang tidak terduga. Wallahu ‘Alam....


Profil Penulis:

Label: ,