Kreatif : Rumah Tahfidz Al – Maarij di Sungai Limau Ciptakan Program Usaha Produktif
Kontributor SBNews.co.id dalam menjalankan tugas peliputannya dilengkapi dengan Id Card yang masih berlaku serta namanya tercantum di box redaksi. Jika anda memiliki keluhan terkait kinerja tim kami dilapangan silahkan hubungi 08772666229

Kreatif : Rumah Tahfidz Al – Maarij di Sungai Limau Ciptakan Program Usaha Produktif

20 Agustus 2019

Plank Program Percontohan Rumah Tahfidz Al-Maarij.


Sungai Limau, SBNews -  Rumah Tahfidz sebagai tempat penghafalan Al-Qur’an, pengamalan dan membudidayakan nilai – nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari – hari, yang berbasis hunian, lingkungan dan komunitas, akhir – akhir ini marak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Program ini, salah satunya digalakkan oleh Buya Amir Azli bersama rekan – rekan salah satunya H. Yobana Samial,SH dan yang lainnya.

Buya Amir Azli, ternyata bukan hanya khusus dengan program Rumah Tahfidznya saja, Ia malah mengkaloborasikan program Rumah Tahfidz Al-Maarij yang dikelolanya dengan program usaha produktif.

“Dalam rangka memandirikan program Tahfidz di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, maka Rumah Tahfizh Al-Maarij Sungai Limau, membuat program usaha produktif sebagai percontohan dan kegiatan ujicoba,” ujar Buya Amir Azli, kepada SBNews, Selasa (20/8/2019).

Ia menjelaskan , bahwa kegiatan uji coba itu meliputi bidang ternak, seperti ternak Kambing dan Ikan, Tanaman Wangi, tanaman Pala Super dan Pisang Thailand. Misalnya usaha ternak Ikan Gurami, Ia membuat 4 kolam kapasitas 1.000 ekor/ kolam dan bibit ikan tersebut ternyata adalah bantuan dari para donatur, diantaranya Harmaini Limra, Ketua Korp Alumni Mahasiwa Minangkabau Jakarta Raya serta donatur – donatur lainnya.
Lokasi kolam Ikan Gurami Rumah Tahfidz Al-Maarij.
“Selain jenis usaha ternak Ikan Gurami, dilaksanakan pula usaha Ternak Kambing untuk kebutuhan syukuran dan aqiqah. Kandang kambing dibuat oleh Al-Maarij dan bibit kambing diberi oleh UDA (Usaha Dagang Alumni) IKAPS (Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sungai Limau,) dengan kesepakatan pembagian keuntungan 30 % untuk investor, 30% untuk pengelola, 30% untuk Program Tahfidz dan 10 % untuk UDA IKAPS,” paparnya.

Sementara itu, H. Jayanis selaku Ketua Umum IKAPS mengatakan, “Tujuan kegiatan kerjasama ini adalah membentuk dan membina siswa/ santri agar bisa bermental bisnis dalam mengurus program keagamaan”.

“Program ini akan dikembangkan ke semua pondok Tahfidz yang mempunyai lahan, agar Program Tahfidz bisa hidup dan berkembang dengan usaha sendiri, tidak terlalu menggantungkan biaya rutin kepada para donator,” imbuh Buya Amir Azli.

Kolam Rumah Tahfidz Al-Maarij yang sedang dikerjakan.
Lebih lanjut Buya Amir Azli menjelaskan, bahwa program kerjasama Ternak Kambing Al-Maarij dengan UDA IKAPS tersebut, merupakan langkah awal dan ujicoba, yang apabila berhasil akan dilanjutkan dengan usaha penggemukan Sapi Korban dan nomimal modalnya bisa mencapai ratusan juta rupiah nantinya.

“Pak Yobana Samial, yang selama ini memberikan motivasi dalam program Rumah Tahfidz ini juga membantu usaha lainnya; Usaha Warung Kejujuran Rumah Guru Tahfidz dan beliau membantu modal sebanyak Rp. 2 Juta,” pungkasnya, mengakhiri. (Rico Adi Utama)

close
Banner iklan disini