Sarlina Puteri, Wanita Kuat Sawahlunto: Dari Nasi Bungkus Hingga Pakaian
Kontributor SBNews.co.id dalam menjalankan tugas peliputannya dilengkapi dengan Id Card yang masih berlaku serta namanya tercantum di box redaksi. Jika anda memiliki keluhan terkait kinerja tim kami dilapangan silahkan hubungi 08772666229

Sarlina Puteri, Wanita Kuat Sawahlunto: Dari Nasi Bungkus Hingga Pakaian

05 Juni 2019

Sarlina Puteri,SE,M.Par (Kanan). 

Sawahlunto, SBN - Dulunya, ketika sosok
wanita yang dikenal dengan panggilan 'Uniang' ini berjaya di Kantor Pariwisata Sawahlunto, menjabat Kepala Seksi (Kasi) Promosi, Ia begitu glamor dan terkesan hidup bak sosialita. Namun, ketika hidayah Ia peroleh, pola kehidupan pun berubah 180 derajat.

Wanita itu bernama lengkap Sarlina Puteri,SE,M.Par. Saat ini Ia telah menjadi seorang wanita yang tangguh, pantang menyerah dan tak kenal lelah. Walikota, semasa Ali Yusuf pun Ia lawan, demi sebuah kebenaran. Hingga, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menyatakan kemenangan di pihaknya.
Moment bagi - bagi pakaian layak jadi di Kampung Teleng.

Kini, Ia bersama yayasan yang digandrunginya, berburu amal dengan berbagai kegiatan sosial. Dari mulai menggalang donasi nasi bungkus dari para donatur dan membagikannya kepada siapapun yang membutuhkan.

Setelah gerakan donasi nasi bungkus berhasil, dirinya bersama para relawan di Yayasan Varisha Sawahlunto, bergerak membagikan sembako, yang juga berasal dari para donatur.

Gerakan sosial tersebut terus beragam dan meningkat, menyambut hari yang fitri, Idul Fitri 1440 Hijriah, Ia pun menggalang donasi pakaian layak pakai. Pakaian tersebut dibagikan detik - detik jelang Idul Fitri, di 3 tempat yang berbeda di Kota Sawahlunto; Kampung Teleng, Luak Badai dan Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Kota Sawahlunto.
Seorang Ibu memperlihatkan pakaian yang dipilihnya dari aksi sosial Sarlina Puteri dan teman - temannya.

Ketika ditanya soal gerakannya itu, sebagaimana monitoring SBNews sejak awal Ia bergerak, dengan santai Ia pun menjawab, bahwa semua itu terdapat kepuasan bathin yang tak ternilai.

"Melalui berbagai gerakan sosial ini, saya peroleh kebahagian tersendiri. Kepuasan bathinnya tidak ternilai. Saya masih bisa bergerak leluasa berbuat untuk sesama dengan teman - teman di Varisha, sementara tugas  sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) tetap saya jalankan dengan baik," ujar Sarlina Puteri kepada SBN, Selasa (4/6/2019).

Wanita empat anak ini, selalu terpancing dengan apapun niatan dan ide sosial. Sementara itu, baktinya kepada Sang Ibu (orang tua) dimasa senjanya tetap maksimal dilakukan.

Semoga Sarlina Puteri selalu dilimpahkan kesehatan dan rejeki lainnya dari Yang Maha Kaya. Semoga pula ada Sarlina Puteri lainnya pula di Kota Sawahlunto hendaknya. (Rico Adi Utama)

close
Banner iklan disini