Ketum Baru IKAPS Telah Terpilih, UDA Akan Lahir

Para Pendiri IKAPS, dari kiri: Amrizal, Nusirwan dan Bukhari. (Foto: Rico Adi Utama)


Sungai Limau, SBN – Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sungai Limau (IKAPS) menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES), tadi siang (10/6/2019), di Pasar Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. IKAPS yang konsentrasi dengan program pendidikan Islami di Taman Pendidikan Alquran (TPA) serta kegiatan sosial lainnya itu, sangat dirasakan keberadaannya oleh masyarakat yang ‘diranah’ (baca; kampung halaman) termasuk para anggota dan pengurus IKAPS.

Dalam Mubes itu, terpilih secara aklamasi H. Jayanis sebagai Ketua Umum (Ketum) IKAPS yang baru. Ia dipandang cakap menyandang amanah tersebut dan memang sosok yang sangat peduli dengan pendidikan Islam dan IKAPS selama ini.

“Pak H. Jayanis adalah orang yang sangat peduli dengan IKAPS. Maka, dengan terpilihnya beliau, besar harapan program yang sudah ada dilanjutkan serta ditambah dengan program – program baru yang bermanfaat untuk dunsanak kita dikampung halaman,” ujar Bukhari.

Bukhari, yang merupakan salah seorang pendiri IKAPS membeberkan, bahwa lahirnya IKAPS dikarenakan semangat yang besar dari para keluarga alumni pelajar Sungai Limau. Sehingga, mereka bersepakatan membentuk sebuah wadah yang formil, untuk menyalurkan semangat tersebut menjadi tindakan yang positif dan diharapkan bermanfaat untuk kampung halamannya, Sungai Limau dan sekitarnya.

“IKAPS lahir dari semangat silaturrahmi. Semua program yang terkait dengan pendanaan, seperti membantu TPA maupun program sosial lainnya, digalang dan disalurkan dengan sangat transparan, jadi tidak ada kecurigaan satu sama lainnya sejak berdiri IKAPS hingga sekarang,” papar Bukhari.

IKAPS Lahir dari Group SMS
Uniknya, cikal bakal lahirnya IKAPS ternyata berawal dengan cara membagikan Short Messengger Service (SMS) atau pesan singkat melalui seluler. Karena dulunya, awal IKAPS berdiri tanggal 14 Juni 2010, WhatsApp belum ada.

“Ratusan nomor para keluarga alumni pelajar Sungai Limau saya simpan di handpone. Dengan cara menyebarkan pesan singkat SMS, kami menggalang dana dan melaporkan realisasinya. Sekarang tentu tidak repot lagi, setelah adanya group WhatsApp dan beberapa saluran lainnya, inilah bukti dari semangat yang kuat untuk berbuat,” ungkap Nusirwan, yang juga sama – sama pendiri IKAPS dengan Bukhari dan 12 rekan yang lainnya.

IKAPS Akan Lahirkan UDA
Usai terpilihnya Jayanis, IKAPS telah mencanangkan lahirnya UDA; Usaha Dagang Alumni. Program tersebut juga merupakan bentuk baru dari penggalangan dana, dimana keuntungan UDA akan direalisasi kepada program – program IKAPS termasuk menjalankan roda organisasi kedepannya.

“UDA adalah inovasi baru dari IKAPS, yang diharapkan keuntungannya dapat menjalankan program IKAPS kedepan,” pungkas Nusirwan, didampingi Amrizal, yang juga merupakan Dewan Pendiri IKAPS. (Rico Adi Utama)

Label: