Jalan Pavingblock PISEW 2018 & Gorong-Gorong DD 2018 Desa Sumurlaban Angsana Ambrol

Pandeglang Banten, SBNews.co.id - Infrastruktur jalan poros desa Sumurlaban menuju desa Cipinang dan desa Padamulya yang dibangun tahun 2018 dari program Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW) kini amblas serta bergelombang, begitu juga Gorong-gorong ruas jalan yang sama kini ambrol, padahal bangunan infrastruktur jalan tersebut baru dibangun pada tahun yang sama, yakni tahun 2018.

Amblasnya jalan dengan Perkerasan Bata Beton (Paving Block) program Pisew itu diakibatkan infrastruktur yang cukup labil dan seringnya dilalui kendaraan Truk pengangkut hasil panen perkebunan Sawit.

"Jalan Paving Block ini amblas akibat beban berat kendaraan pengangkut hasil panen sawit yang sering menggunakan jalan desa ini," ujar salahseorang warga kampung Cukangpanjang desa Sumurlaban kecamatan Angsana - Pandeglang, Kamis (16-05-2019).

Ambrolnya Gorong-gorong tersebut diduga akibat beban berat kendaraan serta penggunaan material yang tidak sesuai, terlihat jelas dalam kerangka betonisasi menggunakan besi 8 full sehingga tidak kuat menahan beban kendaraan Truk yang bermuatan Sawit ataupun hasil panen padi dan lainnya.

Dikatakan Drs. Holil MZ Camat Kecamatan Angsana, dirinya sejauh ini belum mendengar atau melihat secara langsung adanya Gorong-gorong program pembangunan Dana Desa (DD) tahun 2018 yang ambrol dan ia pun belum cek ke Lokasi program Pisew tahun 2018 yang amblas atau rusak. 

"Saya baru tau sekarang, kalau ada bangunan DD yang ambrol dan Pisew yang amblas, saya akan utus secepatnya Tim perifikasi tingkat kecamatan untuk segera meninjau ke Lokasi dan meminta pihak desa untuk segera memperbaikinya," tutur Holil MZ.

Infrastruktur jalan Paving Block program dari Pisew tahun 2018 yang kini dilanjutkan oleh program yang sama pada tahun 2019, camat Angsana meminta kepada pihak yang melaksanakan untuk memperhatikan proyek tersebut supaya lebih berkwalitas dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara jangka lama.

"Kami sangat berharap Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) yakni Aceng, untuk Pisew lanjutan pada tahun 2019 ini lebih kuat dan bermutu, sehingga manfaatnya lebih lama dirasakan oleh masyarakat," katanya.

Drs. Holil MZ juga mengatakan, bahwa berdasarkan Surat Edaran 
Nomor: 04/SE/DC/2019
Tentang Perubahan Surat Edaran Direktur Jenderal Cipta Karya Nomor: 02/SE/DC/2018 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kegiatan Padat Karya Direktorat Jenderal Cipta karya, dirinya selaku Camat bertindak sebagai penanggung jawab pelaksana kegiatan di tingkat kecamatan. 

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pisew tugas kecamatan adalah Mengusulkan 2 (dua) orang personel Kecamatan sebagai anggota Tim Pelaksana Kabupaten, dan membantu identifikasi kelayakan kelembagaan BKAD yang memenuhi persyaratan untuk melaksanakan kegiatan Pisew, ucapnya.

"Karena saya juga, Lanjut Camat, harus memfasilitasi Pertemua-pertemuan masyarakat untuk pembentukan kelembagaan BKAD, serta memfasilitasi dan mengkoordinasikan pertemuan kecamatan, saya juga harus melakukan koordinasi dengan BKAD dalam tahapan pelaksanaan kegiatan dan pembangunan infrastruktur, berpartisipasi dalam persiapan dan pengawasan pembangunan infrastruktur di wilayah kecamatan Angsana, juga memfasilitasi proses serah terima hasil pelaksanaan pembangunan antara KPA/Satker dengan pemerintah desa dan mendorong pembentukan kelompok pemelihara, untuk pelestarian Hasil-hasil pembangunan," jelas Holil MZ. 

Sementara Aceng Ketua BKAD sekaligus selaku Sekretaris Desa Sumurlaban, ketika dihubungi melalui telpon gemgamnya untuk dikonfirmasi, dirinya mengatakan sedang sibuk mendampingi pihak dinas meninjau Lokasi Pisew 2019. "Maaf saya sekarang ini lagi sibuk menemani orang dinas, wara wiri di lokasi, nanti saja ketemunya," ujarnya. (Irf)

Label: