Kemenkumham Babel, Memperingati Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan ke - 55

Kemenkumham Babel, Memperingati Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan ke - 55

29 April 2019


Pangkalpinang (Babel), SBnews.co.id - Puncak Acara Hari Bhakti Pemasyrakatan ke-55 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilaksanakan, senin (29/04/19) dengan melakukan Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan di lapangan Upacara Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatn kali ini berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya, yang biasanya hanya dilakukan secara internal kementerian hukum dan HAM, namun kali ini dilakukan secara kolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah juga Kepolisian dan TNI.

Dalam acara ini, gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman juga ikut menghadiri Upacara ini sebagai Inspektur Upacara didampingi dengan Kepala Kantor Wilayah Bapak Sulistiarso dan para Kepala Divisi Kantor Wilayah.

Sebelum memulai upacara, para pejabatan tinggi diperkenalkan dengan pertunjukan aksi bela diri  dari provinsi kepulauan bangka belitung, para pejabat tinggi terlihat begitu antusias menikmati pertunjukan aksi bela diri tersebut.

Upacara ini dihadiri oleh berbagai elemen yang terdiri dari : TNI,Polri, Kementerian Hukum dan  HAM, Unit pelaksana teknis kemenkumham.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  menyampaikan "Tetaplah menjadi Pelayan Masyarakat yang semangat mengabdi kepada bangsa dan republik indonesia"

Lanjutnya, Beliau sangat setuju dan mendukung apa yang dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah, menurutnya "Walaupun mereka seorang Narapidana, tetapi mereka berhak mendapatkan pendidikan dan pengembangan diri karena itu adalah HAK dari seriap manusia" Gubernur provinsi kepulauan bangka belitung juga siap berkolaborasi dengan Kemenkumham Bangka Belitung untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan.tegas Erzaldi


Sedangkan Kepala Kantor Wialyah Menyampaikan "Akan melakukan pembenahan terhadap sistem pemasyarakatan, warga binaan harus diperlakukan seoptimal mungkin.
Seperti melakukan pendidikan sarjana di dalam Lapas dengan bekerja sama dengan Universitas Terbuka. Diharapkan agar saat warga binaan sudah keluar dari lapas mereka akan menjadi warga yang berguna bagi bangsa dan negara"ungkapnya 

Setelah Upacara selesai 100 orang gabungan dari Lapas, Polri dan TNI melakukan simulasi pengendalian huru hara yang di gagas oleh kepala kantor wilayah, kapolda, danrem dan kepala divisi pemasyarakatan yang sangat meriah. (Hdf)


close
Banner iklan disini