Adanya Dugaan Praktek Pungli, Kepsek SMP Negeri 3 Riau Silip di Panggil Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka

Adanya Dugaan Praktek Pungli, Kepsek SMP Negeri 3 Riau Silip di Panggil Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka

30 April 2019

Kabid Pendidikan Dasar SD dan SMP bertemu Kepsek SMP Negeri 3 Riau Silip

Riau Silip (Bangka), SBNews.co.id - Pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Riau Silip diduga telah melakukan 3 unsur praktek pungli, yang pertama bahwa pihak sekolah meminta dana kepada siswa kelas IX sebesar 50 ribu rupiah untuk kegiatan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang kedua bahwa pihak sekolah meminta dana kepada siswa kelas IX sebesarj 120 ribu rupiah persiswa untuk kegiatan perpisahan, dan yang ketiga bahwa pihak sekolah meminta dana kepada wali murid sebesar 31 ribu rupiah untuk penambahan gaji guru honor.

Dugaan praktek pungli tersebut diklarifikasi oleh Asmarini selaku kepala Sekolah SMP N 3 Riau Silip di Dinas Pendidikan Kab. Bangka, ia pun mengakui kebenaran atas tiga hal dugaan pungli itu.

Asmarini mengatakan kepada pihak media dan LSM yang hadir di ruangan kepala bidang Pendidikan SD dan SMP Dinas Pendidikan Kab. Bangka, "Kami sudah mengadakan rapat bersama Komite serta Wali Murid di sekolah atas kegiatan UNBK dan untuk acara perpisahan", katanya. Selasa, (30/04/19)

Ia juga menjelaskan terkait dana untuk penambahan gaji guru honor, "Hal itu perogram kerja Kepala Sekolah yang lama, rapatnya diadakan di Bulan November dan dilakukan pungutan di Bulan Januari 2019", jelas Asmarini.

Menurut Fadli selaku Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bangka, saat ditemui media SBNews mengatakan "Kami sudah memanggil pihak sekolah dan memintai keterangan terkait dugaan praktek pungli sebesar 50 ribu untuk UNBK, bahkan berkasnyapun sudah mereka berikan ke kami", ungkap Fadli

Sedangkan, Yudi selaku  Kepala Bidang Pendidikan  Dasar SD dan SMP Kab. Bangka mengomentari belum mengetahui tentang dugaan pungli untuk penambahan gaji guru honor dan perpisahan di sekolah tersebut.

Lanjut beliau, "Terus terang, kami belum mengetahui kedua dugaan permasalahan pungli sebesar 120 ribu dan 31 ribu rupiah, dan kami baru mengetahui dugaan pungli 50 ribu rupiah untuk UNBK, karena kemarin sore kami dipanggil oleh Sekretaris Daerah Kab. Bangka prihal dugaan pungli untuk kegiatan UNBK di SMP N 3 Riau Silip", Tutup Yudi.(Hdf)

close
Banner iklan disini