77 Anak Usia Dini Ikuti Lomba Hafizh Al-Qur’an Juz 30

77 Anak Usia Dini Ikuti Lomba Hafizh Al-Qur’an Juz 30

28 April 2019


Pemali (Bangka), SBNews.co.id - Sebanyak tujuh puluh tujuh (77) anak usia dini mengikuti lomba hafizh (hafalan) Al-Qur’an juz 30 surat pendek yang digelar Forum Islam Komunikasi (Fikom) Tivi Desa Karya Makmur Air Ruay Kecamamatan Pemali, minggu (28/04/2019) di sekretariatnya jalan duyung raya dalam.

“ Dalam kegiatan lomba hafizh (hafalan) Al-Qur’an juz 30 surat pendek ini diikuti sebanyak tujuhpuluh (77) anak usia dini, dari berbagai PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang ada di Sungailiat dan Pangkalpinang,” kata Agus Priyatno selaku ketua pelaksanan dalam laporan yang dibacakannya.

Lebih lanjut dikatakannya, tujuan dari digelarnya kegiatan tersebut, dalam rangka peduli syiar anak, dimana nasib Negeri Indonesia, nasib bangsa ini, ada ditangan anak-anak usia dini yang notabene sebagai generasi penerus Bangsa. Adapun waktu pelaksanaan, kegiatan digelar selama dua (2) hari mulai dari tanggal 28 s.d 29 April 2019. Dimana pada tanggal 28 April 2019 ini, peserta lomba yang ikut lomba sebanyak empatpuluh (40) orang, sedangkan tigapuluhtujuh (37) peserta lainnya akan berlomba pada keesoakn harinya.

“ Saya ucapkan selamat datang kepada para peserta lomba hafalan Al-Qur’an juz 30 surat pendek tingkat usia dini. Selamat datang adik-adik, atas antusiasnya menegakkan syiar Islam ini,” ungkapnya

Ditambahkannya, dalam lomba hafalan tersebut, peserta diwajibkan membaca Qur’an Surat (QS) Al-Fatihah sedangkan surat pilihannya bebas sesuai dari kemampuan dari masing-masing peserta. Dalam kegiatan ini, bertindak selaku tim juri yaitu Ust.Subandi, Ustz.Yuliati dan Ustz.Siti Maryam.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Ust.Syaiful Zhohri selaku wakil dari Pemerintahan Daerah Kabupaten Bangka dalam sambutannya mengatakan anak-anak adalah qurrota a’yun (penyejuk jiwa-red) Namun, hal tersebut tergantung bagaimana peran dari orangtua membentuknya sehingga bisa menjadi qurrota a’yun.


“ Anak-anak ini adalah penerus cita-cita, pewaris diri kita nanti, untuk selanjutnya. Makanya kita latih dan kita didik mereka berada di depan umum, bagaimana membaca hafalan QS.Al-Fatihah, surat-surat pendek sesuai kemampuan mereka,” ujarnya

Dikesempatan tersebut, beliau mengapresiasi digelarnya kegiatan tersebut oleh Forum Islam Komunikasi Desa Karya Makmur Air Ruay Kecamamatan Pemali. Diharapkanya, kegiatan ini bisa berlanjut kedepannya.

“ InsyaAllah dengan kita membentuk anak-anak kita sejak dini, mulai dari kecil, mulai dari PAUD, usia empat-lima tahun, tapi mereka sudah banyak hafalannya. Inilah harapan kita  kedepan. Mudah-mudahan, anak kita betul-betul menjadi seperti yang disebut hafizh, hafizhoh, walaupun satu juz, dua juz, lebih pinter dari orangtuanya,” tandasnya (PB/Hdf)

close
Banner iklan disini