Iis Lestari; Hati-hati Dengan Marketplace Online

Iis Lestari; Hati-hati Dengan Marketplace Online

01 February 2019

Iis Lestari korban penipuan Toko Online
Pandeglang Banten, SBNews.co.id - Memesan barang secara online yang marak dijaman teknologi sekarang ini haruslah Berhati-hati, tak jarang penipuan dengan modus toko online atau Marketplace itu memangsa korbannya melalui dunia maya setelah mentransfer uang sebagai tanda jadi ataupun pelunasan barang yang dipesan.

Kerugian yang dialami pemesan barang melalui toko online dialami Iis Lestari, Berawal dari pengalaman, Iis Lestari pernah memesan sofabed ke toko terdekat yang ada di Labuan, dan tidak jauh dengan tempat tinggalnya, dan itu merupakan toko langganan kakanya dari dulu, akan tetapi Iis pernah merasa sedikit kecewa dengan barang yang dikirim oleh toko itu, karena ada sedikit yang cacat di barang yang dia pesan tersebut, selain itu molor waktu beberapa hari dari ketetapan waktu yang dijanjikan, yang akhirnya pelanggan perdananya membatalkan pesanan itu.

Berawal dari situlah, Iis mencoba mencari jasa pembuatan sofabed yang lebih cepat dan tentunya Amanah, karna Iis masih mempunyai 10 orang pemesan sofabed yang harus dikirim tiap bulannya selama ia membuat kegiatan Arisan sofabed tersebut. 

"Kemudian saya mencari di medsos (Facebook) di situs market place, dan saya melihat ada salah satu produk sofabed yang terlihat sama percis dengan sofabed yang akan saya pasarkan, dan akhirnya setelah beberapa hari saya komunikasi dengan pemilik home industri tersebut, yang mengaku seperti itu hingga kami komunikasi sampai via Whatsapp yang dilanjut dengan Vidio Call, tujuan saya ingin tau seberapa benarkah home industri tersebut beroprasi," katanya.
Asef Ardiansah diduga pelaku yang merugikan Iis Lestari

"Sebut saja, Lanjut Iis, Asef Ardiansah pemilik perusahaan itu, akhirnya saya percaya terhadap dia karna memperlihatkan home industrinya dengan beberaoa karyawan yang sedang mengerjakan pesanan pelanggannya, disitulah saya percaya, dan akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengannya, dengan cara saya memesan satu set sofabed terlebih dahulu, kemudian dia menjanjikan akan dapat menyelesaikan pembuatan sofabed tersebut dalam waktu Tiga hari pembuatan akan selesai dan 3-4 hari proses pengiriman ke alamat saya, karna lokasi home industri tersebut beralamat di Pamulang. Saya begitu mudah percaya untuk hal itu, karna saya pun melihat di Akun Facebook (FB) dan IG nya berlokasi disana. Pamulang Depok ke labuan diperkirakan 3 hari sampai melalui kurir JNE/JNT," paparnya.
Akun Facebook milik Asef Ardiansah

Lebih jauh Iis mengungkapkan, bahwa yang dijanjikan oleh pihak home industri itu Pas banget dengan apa yang ia inginkan, sebagai reseler Iis pun ingin memenuhi kepuasan pelanggan dengan cara memberikan pelayanan dan pengiriman barang dengan cepat, akhirnya pada tanggal 06 Desember 2018 lalu, Iis mencoba transfer uang sebagai tanda jadi, dan sisanya dibayar setelah barang selesai dibuat, yaitu sekitar tanggal 10 Desember 2018 sesuai yang dia janjikan, namun, barang tersebut setelah fotonya di kirim ke WhatsApp milik Iis, ada sedikit salah di warna bagian gulingnya, akhirnya Iis mengcancel Transfer yang ke dua dan minta di ganti warna terlebih dahulu, karena pesanannya ingin sesuai dengan gambar yang Iis kirim ke perusahaan tersebut, setelah pemilij oerusahaan tersebut mengatakan bahwa barang siap dikirim dan sudah selesai direvisi, selanjutnya Iis pun Transfer kembali uang sisanya pada tanggal 14 Desember 2018. 

"sampai sekarang barang yang dioesan itu belun juga datang, dan saya mencoba terus menerus komunikasi dengan pihak penjual, tapi terlalu banyak alasan dan sepertinya saya sudah tertipu olehnya," ungkap Iis. (Irf)

close
Banner iklan disini