BUMDES TEGAL JAYA DESA TEGALPAPAK BUKA UNIT USAHA POM BENSIN MINI

BUMDES TEGAL JAYA DESA TEGALPAPAK BUKA UNIT USAHA POM BENSIN MINI

09 February 2019

Pandeglang Banten, SBNews.co.id - Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Tegal Jaya desa Tegalpapak kecamatan Pagelaran kabupaten Pandeglang - Banten kembangkan Bumdesnya dengan membuka Unit Usaha Pom Bensin Mini, mengingat banyaknya pengguna kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat telah merangsang Bumdes Tegal Jaya untuk melirik peluang usaha dibidang penyediaan bahan bakar untuk kendaraan berupa ExxconMobil.

Untuk mengawali usaha Pom mini dan Sepr pat Kendaraan  pada hari Kamis(7/2) Camat Pagelaran, Koramil, Kapolsek dan tokmas Desa Tegal Paapak Mengadakn pertemuan Di kantor Kepala Desa Tegal Papak , hadir dalam acara tersebut jajaran Dewan Pengawas,  Kepala Desa, Aziz Apip Pendamping Desa dan Pengurus Bumdes.

"Pom mini yang berada di Jalan Raya Torogong Panimbang, tersebut sedang dalam proses pembangunan dua hari lagi finishing, dan insya Allah dalam waktu dekat  sudah bisa melayani pemilik kendaraan, selain POM mini di buka juga Unit usaha toko sepr pat kendaraan Roda dua," ujar Aziz Apip Kepala Desa Tegalpapak.

Bumdes yang di ketuai oleh Anta Permana tersebut mendapat sokongan modal dari anggaran Desa tahun 2018 sebesar Rp. 16000.000,- (Seratus Enam puluh Juta Rupiah ). Dana tersebut digunakan untuk 2 unit usaha yaitu, toko Sperpak kendaraan dan Pom mini. 

Drs. Marda Camat Kecamatan Pagelaran memberi arahan serta menekankan agar usah tersebut bisa di kelola dengan baik karena hasilnya bisa untuk menambah income desa. "Saya minta agar usaha dibidang pom mini milik Bumdes Tegal Jaya desa Tegalpapak itu dikelola dengan baik, dan diharapkan kedepannya menjadi Bumdes yang mandiri serta maju dalam segala bidang usahanya," kata Marda.

Anta Permna Ketua Bumdes Tegal Jaya memaparkan bahwa selain unit usaha tersebut kedepannya ingin juga membuka unit usaha lain yakni bidang usaha Pariwisata. "kita punya lokasi yang bisa di jadikan obyek wisata pantai yang ada  di wilayah desa Tegalpapak tersebut, dan bisa dijadikan obyek wisata, tapi usaha ini membutuhkan modal yang tidak sedikit sehingga perlu kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten atau Kementrian Pariwisata," pungkas Anta. (Irf)

close
Banner iklan disini