Pembohongan Publik Terus Berlangsung, Diduga Sistem TMTT Rasuki Pihak DPUPR Prov. Banten
Kontributor SBNews.co.id dalam menjalankan tugas peliputannya dilengkapi dengan Id Card yang masih berlaku serta namanya tercantum di box redaksi. Jika anda memiliki keluhan terkait kinerja tim kami dilapangan silahkan hubungi 08772666229

Pembohongan Publik Terus Berlangsung, Diduga Sistem TMTT Rasuki Pihak DPUPR Prov. Banten

15 Desember 2018

Pandeglang, SBNewd.co.id - Pelaksanaan ruas jalan Mengger - Caringin yang kini hampir mencapai Finishing. Akan tetapi dibalik semua itu ada satu dugaan dalam bentuk kebohongan bagi publik yang dilakukan secara sadar dan disengaja. Kebohongan yang dipampangkan itu diduga atas persetujuan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) provinsi Banten, kalaupun tidak, berarti bisa saja sistem Tutup Mata dan Tutup Telinga (TMTT) telah merasuki tubuh dinas yang bersangkutan.

"Kata TMTT itu dilontarkan kepada tubuh DPUPR provinsi Banten hal yang sangat wajar, karena sangatlah jelas pembohongan terhadap publik yang dilakukan pihak pelaksana pekerjaan ruas jalan Mengger - Caringin tetap dibiarkan hingga pekerjaan itu hampir mencapai Finising," ujar Saeful Bahri Pimpinan Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS).

Kalimat pembohongan terhadap publik yang ditujukan kepada pihak pelaksana atas dasar papan informasi pembangunan yang terpampang di area Lokasi pembangunan itu sendiri. Jika semua publik mencermati papan informasi pelaksanaan perbaikan ruas jalan Mengger - Caringin sangatlah berbeda dengan keterangan yang ada pada pengumuman pemenang Lelang yang dilaksanakan oleh pihak Unit Lelang Pengadaan (ULP) provinsi Banten melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Terpampangnya papan informasi tersebut bertuliskan bahwa pelaksanaan pembangunan yang bersifat perbaikan kondisi ruas jalan Mengger - Caringin (STA. 0 + 000 s/d 6 + 000) dengan nomor kontrak 761/103.4/SPK/PJWS-MM/BBM/DPUPR/VI/2018, dengan biaya pelaksanaan sebesar Rp. 24.704.385.100.00, waktu pelaksanaan selama 180 (Hari kalender), penyedia jasa kontruksi PT. Jasa Kontruksi Internusa dan penyedia jasa konsultas supervisi PT. Multi Guna Karya.

Sementara jika dilihat dari pengumuman LPSE yaitu, dengan nama Kelang Pelebaran jalan Existing ruas jalan Mengger - Mandalawangi yang berkategori pekerjaan kontruksi dari instansi pemerintah daerah provinsi Banten, melalui satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, jumlah pagu Rp. 37.983.310.000.00, sementara HPS sebesar Rp. 27.458.538.000.00, dan harga penawaran sebesar Rp. 24.704.385.100.00, hingga dimenangkan oleh PT. Jasa Kontruksi Internusa.

Masih kata Saepul Bahri, dengan demikian bisa saja proyek pekerjaan itu yang seharusnya dilaksanakan pada Lokasi antara Mengger - Mandalawangi, bukan dikerjakan pada Lokasi Jiput - Caringin.

"Apapun kesimpulan ataupun alibi yang dikeluarkan atau dipaparkan pihak pelaksana maupun pihak dinas nantinya, tetap saja secara tidak langsung sudah membohongi publik, dan pihak dinas harus mempertanggung jawabkan semua itu kepada publik," tegasnya. (Irf)

close
Banner iklan disini