Gelar Diskusi Publik, PGK: Memperteguh Komitmen Kebangsaan Di Tahun Politik 2019

Gelar Diskusi Publik, PGK: Memperteguh Komitmen Kebangsaan Di Tahun Politik 2019

30 December 2018

Jakarta, SBNews.co.id - Perkumpulan Gerakan Kebangsaan atau PGK menggelar diskusi publik bersama dengan berbagai organisasi. Mengusung tema "Memperteguh komitmen kebangsaan di tahun politik 2019" dilaksanakandi Restauranat Pulau Dua, Senayan, Jakarta. Diskusi kali ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan tokoh lintas generasi dan organisasi nasional seperti HMI, PMII, GMNI, IMM, PMKRI dan juga para tamu undangan, Minggu (30/12/18).

Diskusi publik ini bertujuan untuk memperteguh kesatuan bangsa dimana sepanjang tahun ini, sebagai bangsa kita telah melewati banyak hal yang patut menjadi renungan sekaligus pelajarab untuk melangkah lebih baik di tahun-tahun mendatang. maka penting untuk kita merefleksi satu tahun kebelakang pemerintahan bangsa kita untuk meresolusi bangsa kita kedepan. 

"Menjelang akhir tahun kita dapat bersilaturahim dan merefleksi kondisi bangsa selama satu tahun kebelakang. Diskusi hari ini di adakan dengan tujuan untuk bisa mengevaluasi yang nantinya akan menimbulkan resolusi bagi bangsa kita kedepan," jelas Bursah Zarnubi  Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PGK. 

Ia juga menyampaikan dengan tegas bahwa kita perlu komitmen, perlu solidaritas dan menjaga kesatuan bangsa kita. Yang mana refleksi ini sangat diperlukan untuk melihat bagaimana langkah kita kedepan untuk bangsa ini. 

Dalam diskusi ini dihadiri oleh banyak peserta hingga memadati ruang diskusi. Salah satu peserta diskusi publik, Muhammad Syamsul Hidayat selaku Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PGK Banten mengatakan bahwa kami mengapresiasi refleksi pgk hari ini, ini menjadi momentum evaluasi dan  konsolidasi gagasan untuk menghadapi tahun politik 2019. 

"Kita sangat apresiasi kegiatan PGK hari ini seperti yang kita ketahui bersama menjelang pemilu 2019 banyak narasi yang membuat disintegrasi bangsa seperti hoax, ujaran kebencian, negatif campaign harus kita netralisir bersama sebagai tanggungjawab generasi muda untuk mewujudkan bangsa yang kondusif dan pemilu damai 2019," tegasnya. (SA)

close
Banner iklan disini