Akhirnya Oknum Pejabat Diknas Lampung Utara Di Tangkap Polisi

Akhirnya Oknum Pejabat Diknas Lampung Utara Di Tangkap Polisi

17 November 2017

Penulis : Muhammad Azhimi.

SBNews Lampung Utara - Oknum pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara (Lampura), berinisial JO akhirnya dibekuk di rumahnya di Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan, Kamis (16/11) sekitar pukul 20.30 WIB.
Pria yang belakangan diketahui saat ini menjabat sebagai Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Lampura itu, diamankan beberapa jam usai polisi menerima laporan dugaan pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap Melati (5) (bukan nama sebenarnya), bocah yang masih kerabatnya sendiri.
Berdasarkan pantauan, saat tiba di Mapolres JO yang mengenakan kaos putih berkerah dan bercelana panjang hitam, langsung digiring ke ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim, untuk menjalani pemeriksaan.
Kasat Reskrim AKP Syahrial menjelaskan, pelaku diamankan setelah pihaknya melakukan penyidikan atas laporan korban."Dari keterangannya (JO), dia masih menyangkal. Dan saat ini proses pemeriksaan masih terus dilakukan,"singkatnya.
Untuk diketahui, JO dilaporkan ke Polres setempat karena diduga mencabuli Melati (5) (bukan nama sebenarnya), bocah yang masih kerabatnya sendiri, Kamis (16/11) pagi. Laporan itu tertuang dalam  bukti nomor : LP / 935 / XI / 2017 / POLDA LAMPUNG / RES.LU.tanggal 15 November 2017.
Jumiyem (56) warga Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan, selaku nenek korban menceritakan jika JO adalah adik kandungnya."Dia itu (JO) adik kandung saya, sedangkan Melati cucu saya. Ya bisa dibilanh kalau Melati juga cucunya JO"kata Jumiyem saat melapor ke Mapolres.

"Menurutnya, apa yang menimpa Melati baru diketahui pada Minggu (12/11) sore. Saat itu ketika dirinya memandikan Melati, gadis cilik tersebut meringis kesakitan dikemaluannya. Ia pun curiga, lantas menanyakan kepada sang cucu."Dia bilang kalau anunya (kemaluan) digituin pake tangan dan lidi oleh ngkek (panggilan terhadap JO). Kalau menurut pengakuan Melati, perbuatan itu dilakukan pada Sabtu (11/11) dirumah JO,"kata Jumiyem.

Wanita paruh baya ini menuturkan, jika memang selama ini Melati kerap tinggal di rumah JO, meskipun orang tuanya juga tinggal tak jauh dari rumah JO."Setelah rembuk keluarga, kami sepakat melaporkan kejadian ini ke polisi,"terangnya.

close
Banner iklan disini